Kamis, 27 Januari 2011

Nothing Special

Liburan hampir selesai , tinggal menunggu beberapa hari lagi tapi tidak ada yang melekat di ingatan gue karena memang semua berjalan begitu-begitu saja . Bahkan bisa dibilang ini adalah masa liburan paling garing sedunia.

Bukan cuma garing , liburan kali ini terasa panas karena masalah yang dan uneg-uneg yang ga kunjung selesai dengan seseorang ditambah lagi perasaan tiap luang gue ngikutin kegiatan dia padahal gue maunya punya quality time yang baik selama liburan.Apa daya dia selalu sibuk dan mau ga mau gue harus rela waktu gue sama dia bisa dibilang udah ga pernah ada.Kalo pun ada bisa ditungguin alias sebentaran aja.



Memasuki akhir-akhir liburan ini apalagi gue akan berangkat ke puncak selama 4 hari untuk mengurus kegiatan jurusan gue disana.Walhasil , liburan gue makin tambah 'ulet' aja rasanya.Tapi herannnya,dia ga merasa dan berpikir seperti yang gue pikir atau karena memang cewek itu selalu pake perasaan hingga hal-hal macam waktu kaya gini aja susah buat ga peka atau karena cowok emang sangat tidak peka?


Gue tidak perlu menjadi sok kuat kan dengan berpura-pura  kan ?
Tapi tetap ga pernah peka kalau ada yang salah dengan gue.
Kepekaan yang ga ada itu karena sifat atau memang muncul dari dalam dirinya karena ada sesuatu yang udah ga lagi ada sih?


Gue ga tau harus bagaimana mengungkapkan ini , mungkin walaupun terkesan diam dan baik-baik saja , lagu ini cukup mewakili sebagian perasaan gue saat ini .


bagaimana cara membuatmu bahagia
nyaris ku menyerah jalani semua
telah berbagai kata ku ungkap percuma
agar kau percaya cintaku berharga

tak kuat ku menahanmu, mempertahankan cintaku
namun kau begitu saja, tak pernah merindu

reff:
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa

apa kau mengerti ku sedih sendiri
tanpa ada kamu ku merasa sepi

telah lama ku menantimu, diam sendiri menunggu
setengah hati mencinta, ku sakit karenamu

back to reff:

woo ooo ku sakit karenamu

sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci

sungguh aku tak bisa membenci dirimu
sesungguhnya aku tak mampu
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci ooo
cinta dan benci ooo yang ku rasa


(stafaband.info)



Selasa, 25 Januari 2011

SIM A ( and the memories)

Yes yes hari ini gue akhirnya bikin ..sim A *prok prok prok




berangkat jam 7 pagi dengan Rushy-O (toyota rush) dengan temannya Om Dani  sang pemilik yayasan Arrahman tempat gue bernaung belajar stir mobil dan Desi Irma juga 4 orang lainnya dalam 1 mobil beranjak ke Polda untuk mengurus sim.
Duh hari ini gue belum sarapan dan kompakan sama desi eneg selama perjalanan apalagi macet dimana2 panjaaaaaaang serasa udah ga tenteram tinggal di jakarta.
Apalagi temennya Om Dani ngelarang AC belakang di pasang dengan alasan masuk angin walhasil gue dan desi juga kak rahma yang duduk paling belakang cuma bisa pelukan satu sama lain dan tidur walaupun akhirnya ga tidur malah foto-foto bareng marsupilami hehe
 
 Oh iya perkenalkan ini Desi Irma Stya I , sahabat baru gue selama belajar mobil =) Dia baik banget loh dan ga sombong walaupun Bokapnya Lurah hehe .Jadi sekarang, ga cuma bokap gue dan bokap dia doang yang bersahabat,kita-kita juga hihi.
 Dia lagi sibuk magang di kelurahan nih enak yah udah punya penghasilan tetap sendiri.hehe 
Semangat desi =D see you again next time..sukses dan langgeng sama si pinter itu hihi



Sampai ditujuan kita turun dan langsung nyerbu tempat minuman ,satu yang terlihat nampak cemerlang adalah Minute Maid Pulpy Orange *tidak bermaksud iklan
abis kala eneg emang enaknya minum yg seger kan ? 


Setelah setengah jam nunggu , sang calo pun datang dan mengarahkan kita -kita masuk ke gedung dan naik ke lantai 2 untuk tes tertulis .Pas di mobil kak iqbal bilang harga pensil dan pulpen di jual 7 ribu disana .waduh ?? ternyata harga 7 ribu itu untuk yg jualan di dalem gedung sob yang diluar cuma 3 ribu perak ajah ..
untung gue sama yang lain udah beli pas di luar gedung .hm..


lanjut akhirnya tuh pensil dan pulpen ga kepake karena kita ga dapet isi tes yang manual tapi menggunakan komputer dengan keyboard cuma ada angka dan enter aja (wah gue baru liat keyboard bisa dipotek gitu hehe)


30 doal depan mata
tik tok .. waktu berjalan 3 menit gue masih baca soal yang sama.
stak
capcipcup
akhirnya..
12 menit ngerjain , 12 juga yang salah hahaha hebat.


lanjur ke bawah untuk nunggu dokumen dan foto,wah instan ..gue sama yang lain ga musti nunggu dokumen ,langsung dibikinin dan diurus calo-nya .
wah amazing .. kecurangan itu indah hahaha *don't try this at home please hihi


masuk berombongan ke dalam loket foto mulai buka kondean dan ngaca xp
ga lama nunggu giliran gue ..tarra!! jempol kanan,jempol kiri ..digoyang (oh bukan)
di tempel ke scan dan tanda tangan .sip next..foto
*jekrek
" kembali ke loket 2,bilang " kelamin saya perempuan pak.tolong diganti" " seisi ruangan tertawa terbahak-bahak.
ternyata data yang tertera disitu berkata kalau gue laki-laki yang macho .


setelah ngantri di loket 2 " pak ..saya perempuan"  
si bapak menjawab " wah hahaha maaf " 
saya menjawab " tidak saya maafkan pak ! " (tentu aja gue ga jawab itu ,bisa diborgol gue..)



proses finishing deh .. lanjut ke parkiran dan makan dulu yum yum .
asik pulangnya ga sama rushy - O abis disana ada Om2 ngeselin au tuh siapa mirip jin.hiii
kita naik si Arvi =))  






oh iya ga nunggu sim tuh kenapa ? krn harus di dokumentasiin semuanya sama Babeh gue .Well ini program Babeh terakhir selama PPMK 1 tahun ini . Entah apa Babeh akan tetap menjadi Dewan di dekade berikutnya ?kita nantikan saja.

Anyway terima kasih untuk Bokap, untuk Pak Ramdhani , Pak Mino ,Om Dani , Kak Robby yang udah sabar mobilnya sedikit  gue keja ngerang , Pak Instruktur , dan semua teman-teman selama stir mobil ini =) i will miss you all ..

especially for desiiiiii =D yang udah nemenin tiap latihan dan bikin waktu nunggu jadi ga ngebosenin.


salam gembira,xoxo
whiteroses





Senin, 24 Januari 2011

Nasib Sekolah Anak Inklusif


Sekedar meringankan beban kritikan yang sulit tersampaikan kepada pendidikan Indonesia yang serba ala kadarnya khususnya di sekolah negeri .Gue merasa  prihatin dengan anak-anak terutama anak berkebutuhan khusus dan anak-anak kurang beruntung atau biasa orang dengan sekonyong-konyong bilang , cacat. 
Buat gue,mereka ga cacat. Mereka luar biasa ! tidak dalam tanda kutip tidak juga dalam tanda sebagian saja.

Anak-anak pada dasarya membutuhkan kasih sayang dan perhatian seksama baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan di sekitarnya terutama di sekolah . Anak-anak berhak mendapatkan kebutuhan yang layak sebagaimana tercantum dalam moril maupun materil .
Tapi sayangnya mereka yang berkebutuhan khusus dan cacat masih sulit menjangkau pendidikan sesuai dengan kebutuhan mereka. Padahal mereka memiliki mimpi sama,cita-cita sama,dan keinginan yang sama meskipun dalam hal kemampuan ,mereka berbeda.


Berikut pengertian pendidikan inklusi menurut sumber :  
"pendidikan inklusi merupakan sebuah pendekatan yang berusaha mentransformasi sistem pendidikan dengan meniadakan hambatan-hambatan yang dapat menghalangi setiap siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pendidikan. Hambatan yang ada bisa terkait dengan masalah etnik, gender, status sosial, kemiskinan dan lain-lain. Dengan kata lain pendidikan inklusi adalah pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang dididik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.
Salah satu kelompok yang paling tereksklusi dalam memperoleh pendidikan adalah siswa penyandang cacat. Tapi ini bukanlah kelompok yang homogen. Sekolah dan layanan pendidikan lainnya harus fleksibel dan akomodatif untuk memenuhi keberagaman kebutuhan siswa. Mereka juga diharapkan dapat mencari anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan."

http://smanj.sch.id/index.php/arsip-tulisan-bebas/40-artikel/115-pendidikan-inklusi-pendidikan-terhadap-anak-berkebutuhan-khusus

Sebelumnya gue bilang jujur disini bahwa posting ini ga lagi lain karena gue prihatin dengan adik gue sendiri bernama Irna .
  Di usianya yang menginjak 8 tahun seharusnya dia sudah menjajaki kelas 2 tapi dia terpaksa tinggal kelas meski akademiknya tidak buruk karena masalah konsentrasi belajar dan sikap.Meski demikian kedua orang tua gue ga pantang nyerah untuk cari sekolah inklusi negeri dan sederajat lainnya memasuki semester kedua.

Awal sekolah adik gue , dia masuk ke sebuah playgroup hingga Tk dekat rumah yang privat.Selama TK dia juga dibimbing seminggu dua kali dalam belajar oleh guru TKnya yang datang langsung ke rumah .Tapi perkembanganya tidak begitu berarti walaupun dengan bayaran mahal sang guru tidak profesional dibidang terapis anak -anak seperti irna.


Memasuki SD ,gue dan nyokap keliling depok untuk mencari sekolah inklusi yang di rekomendasikan oleh terapis irna ,tapi ternyata terlambat. Enggan kembali menduduki TK akhirnya orang tua terpaksa harus memasukkan irna ke sekolah SD negeri. 
Tahun pertama hancur lebur ,mulai masuk di tahun ini irna baru bisa konsentrasi .Tidak ada secara genetis yang salah dari irna, baik itu neurologis maupun fisik .Tapi psikis irna seperti anak ADHD,tidak bisa diam dan hyper. Tidak juga ada yang salah dalam kemampuan irna menangkapa pelajaran . Hanya sulit mengajaknya untuk belajar,sangat sulit.
Setahun di sekolah negeri irna terus mendapatkan terapi seminggu sekali dan hasilnya lebih baik . 

Hingga akhirnya di tahun ini gue dan orangtua berusaha mencari kembali sekolah inklusi yang sesuai dengan irna.Akhirnya sampailah kita mendatangi sekolah SD negeri yang menurut diknas menyediakan fasilitas dan terbuka untuk pelayanan anak-anak berkebutuhan khusus.

Namun tak seperti yang dibayangkan, pihak sekolah pun masih ada kata lepas tangan terhadap siswa tersebut menurut penafsiran gue dari sistematika yang dijelaskan oleh pihak sekolah tersebut .
Anak-anak berkebutuhan khusus memang harus diselaraskan dengan anak reguler tapi mengapa segala fasilitas khusus itu tidak disediakan oleh sekolah melainkan seluruhnya berdasarkan kemampuan orang tua murid.
Mungkin untuk orangtuaku yang bisa dibilang cukup,hal itu bukan masalah termasuk dalam menggaji shadow teacher dan menyediakan terapis sendiri tapi bagaimana nasib anak-anak berkebutuhan khusus lain yang tidak mampu ? 
Oh tidak jangan bilang bahwa mereka harus bergabung dengan SDLB negeri,Mereka berbeda !
Anak inklusif sangat berbeda dengan anak-anak yang berada di sekolah luar biasa,mereka sama tetapi berbeda  dalam penanganan masing-masing. Dan ketika memikirkan itu,gue tersentak bagaimana dengan jutaan anak-anak cacat atau pun berkebutuhan khusus lainnya ??? 
Irna pun di tolak dari SDLB karena memang irna bukan bertempat disitu.
ironi di negeri ini sungguh banyak sekali hingga bercermin serasa tak pantas.




Tak ayal di negeri ,swasta pun sedikit sekali yang benar-benar serius mengembangkan program iklan mereka berupa sekolah inklusi .Bahkan salah satu SD "kecoa-kecoa" di kelapa dua mundur dari program mereka tersebut dengan alasan keterbatasan padahal uang pangkal nya saja lebih dari gue kuliah hampir 15 juta . kemanakah aksi mengabdimu wahai guru ?

Benar-benar membuat panas topik ini . 

Melihat data depdiknas di internet sudah sepatutnya kita mengurut dada melihat di Jakarta saja hanya segelintir sekolah negeri yang menyediakan tempat untuk anak-anak inklusif .Tidak berbicara masalah swasta yang menyajikan harga melambung kantong , negeri pun mengalami arogansi intelektual dan anak-anak inklusi makin terdiskriminasi .
Belum bicara ke pelosok desa .. banyak nian kerja rumah tangga pendidikan di Indonesia. 


Mengingat kasus di desa di daerah sukabumi yang sebagian anak-anaknya mengalami cacat.Bagaimana dengan nasib mereka ? haruskah mereka mengemis untuk bersekolah ?



suatu perenungan, xoxo,
whiteroses